TAWAKAL DAN TINGKATANNYA


Perintah tawakkal banyak tertuang dalam ayat dan hadits, diantaranya:


Allah swt berfirman:


وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ وَكَفَى بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا

Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. dan cukuplah Dia Maha mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya. (Al-Furqan (25): 58).


فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Artinya:
"Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu[246]. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya." (Ali Imran (3): 159).


DERAJAT TAWAKAL




Yang pertama

Seseorang menjadikan keadaannya didalam haqnya Allah Swt dan didalam keyakinan yang kuat dengan tanggungan Allah atasnya, seperti keyakinannya dengan wakilnya.

Kedua,

Seseorang menjadikan keadaanya bersama dengan Allah seperti keadaan seorang anak kecil bersama ibunya. Maka sesungguhnya anak itu tidk mengenal selain ibunya dan tidak takut kepada selain ibunya dan tidak bersandar kecuali kepadanya. Apabila dia melihatnya selalu bergantung padanya dalam setiap keadaannya. Dan apabila ada perkara tanpa kehadiran ibunya. Dia selalu memanggil2 ibunya dan terbesit dlam hatinya. Karena dia yakin dengan penuh akan tanggungan ibunya atasnya.





Ketiga,

Seseorang menjadikan dirinya selalu disisi Allah didalam gerak dan diamnya. Seperti mayat ditangan orang yang memandikannya yang tidak meninggalkannya melainkan dia melihat dirinya seperti mayit menggerakan atsny qudroh ajaly seperti bergeraknya tangan pemandi mayit.
inilah tingkatan tawakkal yang paling tinggi. Dan yg kedua lebih utama dari yang pertama.

Wallahu a’lam bishowab

Komentar